ITIL FRAMEWORK

TUGAS SOFTSKKILL AUDIT TEKNO. SI 
ITIL FRAMEWORK
 


Pentingnya ITIL ( The IT Infrastructure Library)
            ITIL merupakan suatu framework pengelolaan layanan TI (IT Service Management – ITSM) standar industri pada pengembangan industri perangkat lunak di dunia. ITIL juga merupakan seperangkat praktek untuk manajemen layanan IT yang  berpusat pada menyelaraskan layanan IT dengan kebutuhan bisnis. ITIL  menggambarkan proses, prosedur, tugas dan daftar periksa yang dapat digunakan oleh sebuah organisasi untuk membangun integrasi dengan  strategi organisasi, memberikan nilai, dan mempertahankan tingkat  minimum kompetensi. Oleh karena itu, hal ini dapat memungkinkan organisasi untuk menetapkan data pokok yang dapat merencanakan, melaksanakan, dan mengukur, menunjukkan kepatuhan, dan untuk mengukur peningkatan. ITIL dikembangkan oleh The Office of Government Commerce (OGC)suatu badan dibawah pemerintah Inggris, yang bekerja sama dengan The IT Service Management Forum (ITSMF) – suatu organisasi independen tentang manajemen pelayanan TI – dan British Standard Institute (BSI) – suatu badan penetapan standar pemerintah Inggris.
                           ITIL framework terdiri dari beberapa versi, yaitu:
  •  IITIL v1
ITIL atau Information Technology Infrastructure Library ( Pustaka Infrastruktur Teknologi Informasi), merupakan gabungan atau sekumpulan konsep dan praktical dalam menjalankan pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasional TI di suatu institusi. Diciptakan akhir 1980-an oleh CCTA (Central Computer and Telecommunications Agency), organisasi milik pemerintah Inggris yang bergerak di bidang komputer dan telekomunikasi berupa kumpulan SOP (Standard Operating Procedure). Dikenal sebagai ITIL versi 1.
  • ITIL v2
Tahun 1999 diterbitkan ITIL versi 2. Secara garis besar memandang perlunya keselarasan (alignment) antara proses bisnis dengan IT.
  1. Service Support; Service Desk, Incident Management, Problem Management, Configuration Management,    Change Management, Release Management.
  2. Service Delivery;   Availability Management, Capacity Management, IT Service Continuity Management,      Service Level Management,  Financial Management for TI Services, Security Management.
  • ITIL v3 
Tahun 2007 telah rilis ITIL versi 3. Dengan sudut pandang baru integrasi antara bisnis dan layanan TI dalam sebuah daur hidup berulang. Versi ini terdiri dari 5 proses besar yakni Service Strategy, Design, Transition, Operation, dan Continual Service Improvement.
Manfaat ITIL
Dengan menyediakan pendekatan sistematis untuk manajemen layanan TI, berbagai manfaat ITIL sebagai berikut: 
  • Mengurangi biaya. 
  • Peningkatan layanan TI melalui penggunaan proses-proses praktek terbaik yang telah terbukti meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pendekatan yang lebih profesional untuk pelayanan standar dan pedoman.    
  • Meningkatkan produktivitas.   
  • Meningkatkan penggunaan keterampilan dan pengalaman.    
  • Meningkatkan penyampaian layanan pihak ketiga melalui spesifikasi ITIL atau ISO 20000 sebagai standar untuk pengiriman layanan pengadaan jasa. 
  • Meningkatkan waktu terhadap pasar, sehingga produk dan jasa baru dapat diciptakan. 
  • Meningkatkan ketersediaan layanan, untuk meningkatkan keuntungan bisnis.  
  • Penghematan keuangan melalui pengurangan pengerjaan ulang, waktu yang hilang, dan peningkatan penggunaan manajemen sumber daya.
Ada 3 alasan mengapa memilih ITIL dibanding framework lain:
  • ITIL tetap menyediakan referensi yang stabil pada organisasi; Fleksibilitas, elastisitas dan skalabilitas adalah hal penting bagi departemen IT. Dalam Menciptakan dan mempertahankan hal tersebut bergantung pada proses dan pemahaman yang jelas serta keakuratan mengenai konfigurasi IT. ITIL disempurnakan untuk membantu organisasi dalam sistem IT dan sebagai landasan yang kuat. Lingkungan yang stabil dapat memudahkan dalam mengatur service management.
  • ITIL memberikan stabilitas dan garansi nilai yang dibutuhkan organisasi; Bisnis menghadapi tekanan yang lebih dalam mengelola kekonsistenan waktu, dan semua inovasi menjadi tidak begitu berarti jika bisnis kehilangan produktivitas karena masalah ketersediaan sistem. ITIL terus memberikan keandalan dan stabilitas yang dibutuhkan untuk memaksimalkan nilai bagi teknologi baru di dunia digital. Sementara itu, organisasi dalam perjalanan transformasi digital, harus multi-speed, multi-risk, multi-platform environments and architectures. ITIL, terus memberikan praktik terbaik untuk stabilitas dalam lingkungan yang berkembang dan heterogen. 
  • ITIL tetap menjadi acuan bagi organisasi untuk implementasi IT Service Management dan fokus pada penyelarasan layanan IT dengan kebutuhan pelanggan.; Jika kita menmakai ITIL, kita akan belajar bahwa banyak konten praktis yang dapat kita praktikkan.

Kesimpulan
ITIL adalah salah satu yang terbaik dalam bidang audit layanan dan merupakan good practice. ITIL dapat menyediakan kerangka kerja bagi tata kelola TI, “membungkus layanan”, dan berfokus pada pengukuran terus-menerus serta perbaikan kualitas Layanan TI yang diberikan, baik dari sisi bisnis dan perspektif pelanggan.  ITIL juga banyak kegunaanya atau manfaatnya bagi perusahaan maupun organisasi. ITIL terdiri dari tiga versi yaitu ; ITIL v1, ITIL v2,  dan ITIL v3. Alasan memilih Framework ITIL dibandingkan yang lainnya adalah karena stabilitasnya, selalu fokus pada pelayanan, dan menjadi referensi yang handal. ITIL berguna untuk pengembangan industri dan kebutuhan bisnis.

Referensi : 



Komentar